|

|
|
 |
|
|
 |
|
|
|
|
 |
|
|
|
|
 |
|
JABATAN KAKANWIL TIDAK BOLEH KOSONG
|
|
|
 |
|
|
|
|
 |
|
Karena Kakanwil memiliki posisi, peran yang amat sangat strategis dalam perpanjangan tangan Kemenhukham RI. Sesuai dengan struktur organisasi kita, jadi harus segera kita isi. Sambut Menteri Hukum dan HAM pada acara Pelantikan Kakanwil DKI dan DIY di Ruang Soepomo, 1 februari 2010
Lebih lanjut dikatakan “Apalagi tanggung jawab sebagai kakanwil itu sangat berat, karena banyak UPT yang memang dibawah Kanwil. Oleh karena itu, dimanapun kakanwil insya Allah sampai hari ini tidak ada yang kosong. Begitu juga dengan pejabat yang lain yang mana harus kita isi segera. Tetapi itu mungkin melalui proses yang agak panjang apalagi Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) selama ini ada dua kali dalam setahun.
Bambang Rantam Sariwanto menjadi Kepala Kanwil DKI menggantikan Asjudin Rana. Sedangkan Kakanwil DIY yang semula dijabat oleh Bambang Rantam S digantikan oleh Kepala Pusat Pengembangan Kepemimpinan dan Manajemen Widi Asmoro.
Saudara sekalian yang berbahagia tentu ini adalah suatu berita yang agak kilat, informasinya juga cepat. Putusan ini saya ambil dalam rangka menyelamatkan organisasi Kemenhukham. Dimana saya berpikir khusus untuk Kakanwil itu tidak boleh kosong lama.
Pola pengadaan Baperjakat harus kita ubah ke depan. Jadi dimana kita butuh dan harus segera kita isi, kita bisa melakukan Baperjakat. Jadi tidak usah kaku sebab Kementerian ini adalah besar, dengan tugas-tugas besar. Apalagi kita bersyukur bahwa dalam program 100 hari, teman-teman wartawan juga sudah tahu, masyarakat juga sudah tahu Alhamdulillah Kementrian kita ini termasuk cukup berbuat dan cukup diberitakan oleh teman-teman pers. Karena kita berbuat sesuatu yang dirasakan betul oleh masyarakat.
Sehari kemudian pada Selasa 2 Februari 2010, dilakukan Acara serah terima jabatan Kakanwil DKI di Ruang Sekretariat Jenderal. (Eni)
|
|
|
 |
|
 |
|
 |
|
 |